Oleh : Dedi Kartaji
Dunia lain…………. Uka-Uka……………
Gentayangan……… Pemburu hantu……….
(ih….. serem)
Istilah-istilah ini mungkin bukan hal yang asing buat kamu. Tepat!, itu adalah nama-nama acara televisi yang berbau mistik (sampah kali bau).Sstst….. konon nih, acara-acara kayak gitu (juga yang satu sodare) memiliki rating tinggi pada hasil survey acara yang paling banyak di tonton pemirsa di Indonesia. Dan hal inilah yang menjadi alasan stasiun TV “keukeuh” tetap menayangkannya. Kenapa? (lho kok nanya…?) Karena makin tinggi ratingnya maka makin mahal biaya iklan yang nyelip bersamanya. Sehingga keuntungan perusahaan TV tentunya besar.
Tapi dibalik itu semua kita tidak bisa memungkiri akibat-akibat jelek yang ditimbulkannya. Yang paling parah tuh selain membuat perasaan takut adik-adik kita kata pak ustadz “Ngrusak Aqidah”. (betul nggak coy?!!) Banyak orang yang jadinya percaya jin, syetan, pocong, sundel bolong dan sebangsanya bisa ngasih manfaat dan dan melukai manusia. Padahal tidak ada satupun ayat di alquran yang menyebutkan mereka mampu melukai manusia, yang ada justru manusia adalah makhluk terbaik dan mulia di banding mereka.Dan yang mampu memberikan manfaat dan mudharat itu hanya Allah swt.
And then, mereka akhirnya meminta para dukun yang yang katanya kiayi ngusir makhluk-makhluk itu. Mereka lupa satu-satunya yang berhak di mintai pertolongan hanya Allah.Only one. Nah perbuatan-perbutan inilah yang disebut pak ustadz dengan perbuatan syirik atau menyekutukan Allah. Perbuatan dosa besar yang tak bisa diampuni oleh Allah swt.
“SesungguhnyaAllah tidak mengampuni dosa syirik dan akan mengampuni dosa selain itu bagi yang Dia kehendaki. Barang siapa yang menyekutukan Allah, maka sungguh ia telah melakukan dosa yang sangat besar.” (QS. Annisa: 48)
Emang sih sekilas kita lihat mereka pake ayat-ayat al quran segala. Tapi Rosulullah Muhammad saw aja yang paling paham terhadap alquran dan agama Islam nggak pernah tuh melakukan itu semua. Itu hanya buatan paranormal dan konco-konconya yang menyimpangkan tujuan al Quran yang sesungguhnya
Nah sekarang kita tinggal pilih mau ikut Rosulullah atau ikut mereka. Udah barang pasti ikut Muhammad saw dong,
“Telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu”
(QS.Al ahzab :21)
“Barang siapa yang melakukan perbuatan yang tidak pernah aku perintahkan, maka perbuatan itu tertolak (bid’ah)”(HR.Muslim)
Eit… Ntar dulu. Nggak cukup dengan membuat kesimpulan acara-acara itu jelek dan merusak aqidah. Harus ada langkah nyata (Apaan tuh..?). Kita boikot sama-sama, jangan di tonton lagi. Karena kalau kita bilang acara itu merusak aqidah terus masih kita tonton apabedanya dengan orang-orang yang mendukung acara itu dan mereka menontonnya. Tentu kita nggak mau dong di sebut sebagai orang munafik.
So, tunggu apalah lagi. Bulatkan tekad luruskan niat. Satukan barisan. BOIKOT !!!
Wallahu ’alam bishshowab
riyanthea_devi@yahoo.com
Komentar Terakhir